Jumat, 14 Juni 2019

Terbaru 2020 - Karangan Argumentasi

Resep Masakan Terbaru


Karangan argumentasi adalah ragam wacana yang dimaksudkan untuk menyakinkan pembaca mengenai kebenaran yang disampaikan oleh penulisnya. Oleh karena tujuannya untuk menyakinkan pendapat atau pemikiran pembaca, maka penulis akan menyajikan secara logis dan sistematis bukti-bukti yang dapat memperkuat keobjektifan dan kebenaran yang disampaikannya, sehingga menghapus konflik dan keraguan pembaca terhadap pendapat penulis. Corak karangan ini antara lain, hasil penilaian, pembelaaan, dan timbangan baku (Saadie, 2007: 11.7).
Menurut Keraf (2007: 3), karangan argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara. Argumentasi merupakan dasar yang paling fundamental dalam ilmu pengetahuan, argumentasi itu tidak lain daripada usaha untuk menunjukan bukti-bukti atau menentukan kemungkinan-kemungkinan untuk menyatakan sikap atau pendapat mengenai suatu hal.
Kosasih (2002: 33) menyatakan karangan argumentasi adalah karangan yang bertujuan untuk membuktikan suatu kebenaran sehingga pembaca menyakini kebenaran itu. Pembuktian memerlukan bukti dan fakta yang menyakinkan. Berdasarkan pengertian karangan argumentasi dari beberapa ahli disimpulkan bahwa karangan argumentasi adalah sebuah tulisan yang di dalamnya terdapat fakta, bukti-bukti, alasan-alasan sehingga dapat mempengaruhi sikap, pendapat orang lain, dan bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan penulis.
2.2.1 Ciri-ciri Karangan Argumentasi
Menurut Nursisto (1999: 3) karangan argumentasi memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan jenis karangan lainnya. Adapun ciri-ciri karangan argumentasi adalah mengandung kebenaran, memiliki alasan yang kuat, menggunakan bahasa yang denotatif, memiliki analisis rasional berdasarkan fakta, membatasi unsur subjek dan emosional.
Menurut Latifah (2010) karangan argumentasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut: (a) berisi argumen-argumen sebagai upaya pembuktian dalam mempertahankan atau menyanggah suatu sikap/ pendapat, (b) bertujuan menyakinkan pembaca agar mengikuti apa yang dikemukakan penulis, (c) menggunakan logika atau penalaran sebagai landasan berpikir, (d) merupakan bentuk retorika yang sering digunakan dalam tulisan-tulisan ilmiah, dan (e) menggunakan bahasa yang bersifat rasional dan objektif dengan kata-kata yang bermakna lugas atau denotatif.
2.2.2 Tujuan Karangan Argumentasi
Saadie (2007:11.7), mengemukakan bahwa karangan atau tulisan argumentasi ditulis dengan tujuan untuk memberikan alasan, untuk memperkuat atau menolak suatu pendapat, pendirian, atau gagasan sehingga pembaca terpengaruh dan membenarkan gagasan, pendapat, sikap, dan keyakinan kita. Jadi, pada setiap karangan argumentasi selalu kita dapati alasan ataupun bantahan yang memperkuat atau menolak sesuatu guna mempengaruhi keyakinan pembaca sehingga berpihak kepada kita atau sependapat dengan kita.
Perlu kita ketahui bahwa karangan atau tulisan argumentasi tidak hanya bertujuan untuk menyakinkan pembaca saja. Ada tujuan lain yang diharapkan dari sebuah tulisan argumentasi yaitu: (a) membantah atau menentang suatu usul atau pernyataan tanpa berusaha menyakinkan atau mempengaruhi pembaca untuk memihak, tujuan utamanya kemungkinan ini adalah semata-mata untuk menyampaikan suatu pandangan, (b) mengemukakan alasan atau bantahan sedemikian rupa dengan mempengaruhi keyakinan pembaca agar menyetujuinya, (c) mengusahakan suatu penyelasaian masalah, dan (d) mendiskusikan suatu permasalahan tanpa perlu mencapai suatu penyelesaian (Saadie, 2007: 11.7-11.8).
Untuk mencapai maksud-maksud di atas, penulis argumentasi dituntut memiliki persyaratan. Penulis argumentasi harus mampu berpikir kritis, logis, serta mau menerima pendapat orang lain sebagai bahan pertimbangan. Kelogisan berpikir, keterbukaan sikap, dan keleluasaan pandangan memiliki peranan besar untuk mempengaruhi orang lain.
2.2.3 Syarat-syarat Karangan Argumentasi yang Baik
Untuk menghasilkan karangan argumentasi yang baik, penulis perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:
(a)           harus mengetahui benar pokok permasalahan yang akan diargumentasikan beserta argumen-argumennya,
(b)          harus berusaha mengemukakan permasalahan yang sejelas-jelasnya sehingga mudah dipahami dan dapat meyakinkan pembaca agar mengikuti apa yang dikemukakan penulis,
(c)           menggunakan kata-kata denotatif, rasional, objektif, dan disusun dalam kalimat yang efektif sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman,
(d)          argumentasi harus mengandung kebenaran untuk mencapai sesuatu hal yang logis dan benar,
(e)           evidensi, baik berupa bukti, contoh, atau alasan-alasan harus dikemukakan berdasarkan logika atau penalaran sehingga tersusunlah sebuah karangan argumentasi yang logis dan sistematis,
(f)           menggunakan logika atau penalaran sebagai landasan berpikir,
(g)          merupakan bentuk retorika yang sering digunakan dalam tulisan-tulisan ilmiah (Liespati, 2010).

Pada hakikatnya evidensi adalah semua fakta yang ada, semua kesaksian, semua informasi, atau autoritas, dan sebagainya yang dihubung-hubungkan untuk membuktikan suatu kebenaran. Dalam kedudukanya sebagai evidensi tidak boleh dicampuradukkan dengan pernyataan dan penegasan. Pernyataan tidak memiliki pengaruh apa-apa terhadap evidensi, karena pernyataan hanya sekedar menegaskan suatu fakta benar atau tidak (Keraf, 2007: 9).

Terbaru 2020 - Soal Latihan PLH Kelas 10

Resep Masakan Terbaru



1. Pendidikan lingkungan bertujuan untuk membuat orang sadar lingkungan seperti
      kebiasaan hidup bersih, senang memelihara tanaman dll. Tindakan positif yang
      dapat dilakukan siswa di sekolah adalah, kecuali ….
      a. membuang sampah pada tempatnya
      b. mangadakan operasi bersih di sekolah
      c. memilah sampah kering dan sampah basah
      d. melaksanakan corat-coret di baju saat lulus ujian
      e. mengurangi jajanan yang menimbulkan banyak sampah
2.Salah satu contoh kondisi ketertiban, kebersihan dan keindahan yang tidak ter-
      jaga adalah adanya banjir di Jakarta tahun 2007, di bawah ini yang bukan akibat
      yang dirasakan masyarakat adalah …
      a. distribusi macet
      b. infra struktur hancur               d. kemiskinan bertambah
      c. produktifitas terhenti               e. objek wisata meningkat
3.Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh alam secara langsung adalah,
      kecuali ….
  1. banjir
  2. tsunami                                                 d. kemarau panjang
  3. gempa bumi                                          e. ledakan penduduk
4.Etika lingkungan hidup merupakan disiplin ilmu yang banyak berbicara
      mengenai ….
  1. hukum pidana
  2. hukum perdata                                    d. norma dan kaidah agama
  3. hukum klasikal                                    e. norma dan kaidah moral
5. Prinsip-prinsip etika lingkungan seperti dijabarkan di bawah ini, kecuali ….
      a. sikap hormat terhadap alam
      b. tanggung jawab terhadap alam         d. hidup sederhana & selaras dengan alam
      c. tanggung jawab terhadap atasan       e. kasih sayang dan kepedulian terhdp alam
6. Eksploitasi SDA yang berlebihan dan tidak diimbangi peremajan,pembaharuan
      lingkungan hidup merupakan indikator ….
      a. gunung meletus
      b. kemarau panjang                              d. perladangan berpindah
      c. degradasi lingkungan                        e. pencemaran lingkungan
7. Perbuatan berikut yang melanggar etika lingkungan adalah …
      a. melakukan penghijauan
      b. mengembangbiakkan hewan langka
      c. mengembangkan hewan predator alami
      d. memelihara hewan buas untuk kesenangan
      e. membunuh hewan buas yang akan menerkam anak
8. Beberapa sikap manusia yang cenderung menguasiai lingkungan adalah, kecuali ..
      a. produksi dan konsumsi harus terus berlanjut
      b. alam hanya ada untuk manusia saja
      c. manusia harus menjadi penjaga dan pengurus lingkungan
      d. semua keadaan diciptakan untuk kenudahan manusia
      e. lingkungan harus menyesuaikan dengan kebutuhan manusia
9 Di antara kegiatan manusia berikut ini yang berperan dalam penyederhanaan
      lingkungan adalah …
      a. menangkap ikan dengan racun
      b. menghijaukan hutan yang gundul
      c. berburu hanya memilih hewan jenis tertentu
      d. mengubah hutan menjadi sawah tadah hujan
      e. bercocok tanam dengan system tumpang sari
10. Suatu zat dikatakan menjadi pencemar  lingkungan bila memenuhi persyaratan
      berikut ini, kecuali
      a. jumlahnya berlebihan
      b. berada pada waktu yang tidak tepat
      c. berada pada tempat yang tidak semestinya
      d. membahayakan  keseimbangan lingkungan
      e. jumlahnya melimpah dan bermanfaat bagi manusia
.


Terbaru 2020 - RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) PLH KELAS XII SMS 1

Resep Masakan Terbaru

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )


Nama Sekolah                   : SMA
Mata Pelajaran                  : Pendidikan Lingkungan Hidup
Kelas/Semester                  : XII / 1
                  Standar Kompetensi          : 1.Mengembangkan jenis dan peranan IPTEK dalam
                                                                   pengelolaan lingkungan hidup.
            Kompetensi Dasar             :1.1  Mengidentifikasikasi jenis dan peranan IPTEK
                                                   dalam pengelolaan lingkungan hidup
Alokasi waktu                   : 2 x 40 menit

Indikator            
                   1.1.1 Menjelakan pengertian IPTEK
                    1.1.2 Mengidentifikasi jenis-jenis IPTEK  yang ada di lingkungan sekitar
                    1.1.3 Mengklasifikasi jenis-jenis IPTEK ( Konvesional dan modern )

I.    Tujuan Pembelajaran       
   Setelah siswa melaksanakan proses pembelajaran,  siswa dapat :
1.       Menjelakan pengertian IPTEK
2.      Mengidentifikasi jenis-jenis IPTEK  yang ada di lingkungan sekitar
   3 .  Mengklasifikasi jenis-jenis IPTEK ( Konvesional dan modern )


II.   Materi Pembelajaran
            Jenis dan peranan IPTEK dalam pengelolan lingkungan hidup

    
III.  Metode Pembelajaran
        Diskusi informasi

IV.  Kegiatan Pembelajaran
       Langkah kegiatan :
                  Kegiatan Awal    
·         Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam (religius)
·         Guru memeriksa kehadiran siswa dan mengkondisikan kelas  (disiplin)
·         Guru memberikan apersepsi.
·         Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, yaitu
mengidentifikasikasi jenis dan peranan IPTEK
                                                      dalam pengelolaan lingkungan hidup
·         Guru mengorganisasikan siswa ke dalam 10 kelompok
·         Guru memberikan sugestologi
Kegiatan inti :
                            Eksplorasi
·         Mendengarkan tentang jenis-jenis IPTEK (rasa ingin tahu)
·         Menetapkan topik yang akan dibahas

                                              Elaborasi
·         Mencatat pokok-pokok jenis-jenis IPTEK (kreatif)
·         Membedakan antara IPTEK konvensional dan IPTEK modern
·         Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memberikan contoh IPTEK konvensional dan IPTEK modern
                                            
                                                Konfirmasi
·         Mendiskusikan berbagai jenis-jenis IPTEK (demokratis dan komunikatif)

Kegiatan Akhir :
·         Guru dan siswa menyimpulkan mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan proses KBM yang telah selesai dilaksanakan (komunikatif)
·         Guru merefleksikan kegiatan hari ini
·         Guru memberikan post tes dan penugasan terstruktur laporan hasil observasi
·         Guru memberitahukan materi yang akan disampaikan pada pertemuan berikutnya
·         Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam (religius)

V.    Sumber belajar :
1. Lingkungan sekolah
2. Permasalahan lingkungan sekolah
            3. Buku PLH SMA Kelas XII: Yadi Rochyadi, Elis Djubaedah, Anggi Ginanjar

VI.   Penilaian
Kognitif                : tes tertulis uraian
                  Afektif                  : Penilaian siswa selama diskusi dan presentasi
Psikomotor            : penilaian cara kerja siswa
        Bentuk instrumen            : tugas rumah dan lembar observasi
        Teknik                              : penugasan dan observasi
         Soal instrumen        : 1. Jelaskan peranan IPTEK dalam pengelolaan lingkungan hidup!
                         2. Mengelompokkan jenis-jenis IPTEK konvensional dan modern!
                                           3. Buat laporan dari hasil pengamatan kelompok



      Rubrik Penilaian Diskusi :
NO
Aspek yang diamati
Score
Keterangan
1
2
3
Jlh
1.
2.
3.
4.
Keaktifan dalam berdiskusi
Ketepatan waktu
Kelengkapan isi kesimpulan
Keaktifan memberi tanggapan pada kelompok lain




3. Tinggi, Lengkap,  tepat waktu.
2. Sedang
1. Kurang

     
Pedoman penskoran  :
 


             Skor yang diperoleh
 Nilai =                                     x 100
             Skor Maksimum (12)

     







RubrikPenilaian Laporan :
NO
Aspek yang diamati
Score
Keterangan
1
2
3
Jlh
1.
2.
3.
4.
Keseuaian judul dan isi paper
Kelengkapan isi paper
Kelengkapan lampiran (ilustrasi
Ketepatan waktu




3. Sesuai, lengkap,  tepat waktu.
2. Kurang sesuai
1. Tidak sesuai

     
Pedoman penskoran  :
 


             Skor yang diperoleh
 Nilai =                                     x 100
             Skor Maksimum (12)




Terbaru 2020 - RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) PLH KELAS XI SMS 1

Resep Masakan Terbaru

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Nama Sekolah                   : SMA
Mata Pelajaran                  : Pendidikan Lingkungan Hidup
Kelas/Semester                  : XI  / 1
Alokasi waktu                   : 2 x 45 menit



Standar Kompetensi          : 1. Menganalisis karakterisitik biogeografi dan  
                                                 Sosiantropologi wilayah
Kompetensi Dasar             : 1.1Siswa dapat menjelaskan kondisi karakteristik Biogeografi dan sosioantroplogi wilayah Jawa Barat
  I.    Indikator   1.1.1   Mendeskripsikan pengertian biogeografi dan sosioantropologi.
                           1.1.2   Menjelaskan manfaat analisis karakteristik biogeografi dan
                                       Sosioantropologi wilayah dalam pengelolaan lingkungan
                           1.1.3   Mendeskripsikan zona biogeografi  wilayah Jawa Barat
                  1.1.4   Mendeskripsikan zona sosioantropologi  wilayah Jawa Barat

II.    Tujuan Pembelajaran      
   1. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian biogeografi dan sosioantropologi
   2. Siswa dapat menjelaskan manfaat analisis karakteristik Biogeografi dan
       Sosioantropologi wilayah dalam pengelolaan lingkungan  
   3. Siswa dapat mendeskripsikan zona biogeografi wilayah Jawa Barat
   4. Siswa dapat mendeskripsikan zona sosioantropologi wilayah Jawan Barat

           

III.   Materi Pembelajaran
 Karakteristik biogeografi dan sosiantropologi wilayah Jawa Barat.
1.      Biogeografi Jawa Barat
2.      Sosioantropologi Jawa Barat.
    
IV.  Metode Pembelajaran
       Metode : Ceramah,diskusi informasi
       Model  : Snowball Throwing


V.  Kegiatan Pembelajaran
       Langkah kegiatan :
                  Kegiatan Awal ( 10 menit )
1.      Untuk menumbuhkan tingkat Religius siswa diajak untuk berdoa
2.      Untuk meningkatkan kedisiplinan guru memeriksa kehadiran /absensi dan kerapihan siswa
3.      Untuk menumbuhkan peduli lingkungan guru mulai memeriksa kebersihan kelas
4.      Apersepsi dengan memberikan ilustrasi yang bisa menarik perhatian siswa ke arah materi pembelajaran.
5.      Informasi tujuan pembelajaran

Kegiatan inti : ( 70 menit )

 Eksplorasi
a.       Untuk meningkatkan kerjasama kelas dibagi  kelompok heterogen( campuran menurut prestasi,
Jenis kelamin, suku dll )
b.      Masing-masing ketua kelompok dengan rasa tanggung jawab dipanggil oleh guru untuk diberi penjelasan materi.
c.       Dengan  rasa ingin tahu ketua kelompok  memperhatikan penjelasan guru.
 Elaborasi
a.       Masing-masing ketua kelompok dengan rasa ingin tahu kembali ke kelompoknya masing-masing dan menerangkan penjelasan guru kepada teman-temannya.
b.      Masing-masing siswa dengan tertib diberikan satu lembar kertas kerja untuk menuliskan satu pertanyaan .
c.       Kertas yang berisi pertanyaan dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain.
d.      Dengan jujur siswa yang menerima soal membaca dan menjawab soal yang diterimanya.


                   Konfirmasi
a.       Guru harus  memperbaiki jawaban-jawaban dan meluruskan jawaban yang kurang tepat atau salah.
b.      Guru menegaskan kembali tentang tema atau masalah yang dibahas
                                                 
Kegiatan Akhir : (10 menit )
1.      Bersama siswa menyimpulkan pokok isi materi yang sudah dibahas
2.      Penjajagan hasil belajar melalui tanya jawab
3.      Informasi dan pemberian tugas
        

VI.   Penilaian
       Prosedur               : postes
       Jenis                     : Tulisan
       Bentuk                 : Uraian singkat
 
      Instrumen/soal       :

No
Indikator
Uraian soal
Tingkatan Kognitif (C1-C6)
Kunci Jawaban
Skor
1
1.1.1
Jelaskan pengertian biogeografi
  C1
Biogeografi adalah ilmu yang mempelajari persebaran hewan dan tumbuhan di permukaan bumi
2
2
1.1.1
Jelaskan pengertian sosioantropologi
  C1
Sosioantropologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia di dalam kelompok sosialnya
2
3
1.1.2
Jelaskan manfaat analisis karakteristik biogeografi dan sosioantropologi wilayah dalam pengelolaan lingkungan
  C3
Manfaatnya agar mudah dalam melakukan pengelolaan lingkungan
2
4
1.1.3
Sebutkan zona biogeografi wilayah jawa barat
C1
Zona asia, Weber- wallace dan Australia
2
5
1.1.4
Sebutkan zona sosioantropologi wilayah jawa barat
C1
Sosial budaya, potensi sumber daya manusia
2

Jumlah skor



10

Prosedur Penilaian :

          N = SP/ST  x 100

VII. Alat dan Bahan :
  1. Alat/media :LKS, LCD, laptop
  2. Bahan        : materi ajar
  3. Sumber Belajar : Buku paket